KREATIFITAS DALAM PANDEMI

KREATIFITAS DALAM PANDEMI

Akan menjadi catatan sejarah dunia khususnya indonesia bermula dari tahun 2020. Pandemi Covid-19 yang sudah memasuki Indonesia sejak Maret 2020, membawa dampak pada banyak lini sektoral. Ekonomi kreatif dan pariwisata sangat terdampak banyak acara dibatalkan kerugian di derita banyak orang, proyek ditunda bahkan terancam batal.

Dunia kreatif padalah digaungkan akan menyokong perekonomian pada tahun ini. Pentas pertujukan, Pameran, dibatakan bayangkan kerugian para penyelengara tetapi kita harus selalu bersukur dalam keadaan apapun. mengeluh hanya akan menjadi penyakit dalam diri. waktu #dirumahsaja harus kita manfaatkan untuk menyambut hari baru. Optimis harus terus di rawat, hari indah itu akan datang. Maka untuk menyambut hari yang leibih baik itu kita harus mempersiapkanya dari sekarang.

“Semoga kita selalu dilindungi”

Saya akan sangat bangga menceritakan kepada anak-cucu saya nanti jika saya telah melewati permasalahan pandemi dunia yang sangat pelik. saya hidup dengan penuh harapan dan mimpi di saat itu.

Oh iya, Sudah dengar berita para narapidana di keluarkan dari penjara? Kita doakan baik baik saja ya. padahal penjara adalah karantina yang sebenarnya lo.

Dengan adanya pandemi ini membentuk sedikit perubahan dalam kehidupan orang, yang bekerja di rumah, sekolah di rumah, ibu-ibu harus belajar memasak karena kalau order delivery terus tabungan akan kempes. Untungnya kita dimudahkan dengan teknologi Video Call, Meeting Dengan Video conference (eh, Katanya ada Apps yang ngambil data kita lo) Ah apa sih siapa juga kita merasa di retas. mau meretas apa sih? Mobile banking aja udah tumbuh sarang laba-laba haha…

Live Instagram sangat menjamur. apalagi waktu masuk ke bulan puasa. sebelum buka sekitar 3 hinga 6 akun yang saya follow (yang gak follow back ke saya) berbagi cerita atau sekedar berbincang kabar, tentunya ada yang berbagi berita dan ilmu. oh iya banyak juga yang mengadakan acara seperti seminar atau sekedar sharing dengan zoom. wah zoom menang banyak sih di kondisi ini.

“Apa Kabar dunia esok?”

Realita besok mungkin akan sedikit berbeda, setelah semua normal atau kenormalan yang baru yang kita belum terbiasa. Banyak teori tentang keadaan ini. sudahla teori hanyalah teori boleh kita berdiskusi tetapi yang kita hadapi ini adalah kenyataan.

Jangan menyerah, jadi inget lagu d’masiv ni. Iya kita tidak boleh menyerah, kita belalu bersama bagaimanapun karena satu bumi, satu langit. Syukurnya banyak gerakan yang di buat berbagai orang untuk menunjukan solidaritas, ini adalah air di gurun pasir. Sikap gotong royong memang sudah terpaku di hati masyarakat Indonesia. Saya Bangga!

Hari Yang Indah Itu Akan Datang.

Krishna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!